kunci : tidak mudah lupa setelah belajar

oleh : Edysuyatno ( pengurus PGRI Jatim )

Satu kata ” sedih ” jika para peserta didik mudah lupa/ melupakan apa yang telah mereka pelajari. Nilai ulangannya  rata- rata  nilai ‘sedang’ Biasanya sang Guru   merenung siapa yang salah ?  salahkah metode pembelajaran yang telah diterapkan ? atau memang anak didik  IQ di bawah rata – rata ? atau  kondisinya memang begitu! mulai nggladrah  !

Di bawah ini , ada cara – cara untuk mengakiri sebuah pelajaran agar peserta didik mengingat  apa yang telah dipelajarinya. dapat pilih salah satu atau beberapa :

1. Peninjauan : mengikhtisarkan materi yang telah dipelajari. Setelah pembelajar an berakhir, dengan kegiatan post tes,   guru atau peserta didik membuat kesimpulan hasil belajarnya.

2. Ungkapan perasaan terakhir:   dengan menyampaikan pikiran, perasaan dan persoalan yang dihadapi peserta didik pada akhir pelajaran.

3. Perencanaan masa mendatang:  dengan menentukan bagaimana peserta didik akan melanjutkan belajarnya  setelah pelajaran berakhir.

4. Penilaian diri:  dengan mengevaluasi  perubahan-perubahan, pengetahuan, ketrampilan atau sikap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

free counters
%d bloggers like this: